Chatbot, kini telah menjadi bagian penting dalam banyak sistem layanan di perusahaan besar. Bahkan kini sudah banyak perusahaan besar yang menggunakan chatbot untuk melayani hampir setiap pertanyaan, keluhan, hingga kebingungan pelanggan.
Pengaplikasian chatbot tentu membawa banyak dampak positif. Pelanggan jadi lebih cepat menemukan jawaban yang mereka butuhkan, punya arah dari kebingungan mereka, dan ada jawaban atas setiap keluhan yang muncul.
Tak heran, beberapa bisnis yang menggunakan AI chatbot ini pun mendapatkan penilaian yang baik terutama dari segi pelayanan. Penasaran dengan perusahaan mana saja yang telah menerapkannya? Mari kita cari tahu!
Makin Efisien, Ini 6 Perusahaan Besar yang Menggunakan Chatbot dalam Layanannya!
Salah satu manfaat penagaplikasannya, ialah layanan yang semakin efisien. Seefisien apa dan perusahaan besar mana saja yang telah menggunakan chatbot? Cek sini:
1. Telkomsel – Veronika
Pertama, ada Telkomsel. Mereka memberi nama chatbot/virtual assistant-nya Veronika. Melalui contoh chatbot ini, setiap pelanggan bisa melakukan empat hal:
- Laporan atas gangguan yang terjadi.
- Berlangganan paket Telkomsel.
- Update paket.
- Penggantian alamat.
Setiap pelanggan, termasuk kamu, bisa ditanyakan soal apa pun mengenai produk serta layanan Telkomsel. Bahkan topik seru lain juga bisa.
Telkomsel memanfaatkan dukungan teknologi GenAi by Microsoft Azure Open AI, yang membuat chatbot mereka bisa menjawab lebih alami dan humanis seperti mengobrol dengan manusia.
Tak hanya untuk menjawab pertanyaan, tapi Veronika juga sering memberikan informasi terbaru seputar Telkomsel maupun topik-topik trending yang lainnya. Bahkan, saking canggihnya, kamu bisa bahas hobi, kuliner, hingga gaya hidup dengan Veronika.
Jadi, Telkomsel masuk ke dalam perusahaan besar yang menggunakan chatbot untuk layanannya.
2. BRI – Sabrina
Perusahaan yang menggunakan chatbot lainnya adalah BRI. Mereka memberinya nama Sabrina, yang merupakan singkatan dari Smart BRI New Assistant.
Asisten virtual ini hadir untuk memudahkan nasabah mencari informasi tanpa harus datang ke kantor cabang.
Lewat Sabrina, kamu bisa menanyakan berbagai hal seputar produk dan layanan BRI, mulai dari tabungan, kartu kredit, pinjaman, hingga promo merchant terbaru.
Selain itu, Sabrina juga bisa bantu kamu menemukan lokasi ATM atau unit kerja BRI terdekat, bahkan memberikan info kurs dan simulasi keuangan. Semua bisa kamu lakukan hanya lewat chat, tanpa antre atau telepon call center.
Perusahaan besar yang menggunakan chatbot ini, bergerak di bidang perbankan yang tentu memiliki banyak data sensitif. Ini sekaligus membuktikan bahwa layanan chatbot, sangat aman kalau perusahaanmu juga mau menggunakannya.
Hal menariknya lagi, Sabrina bisa kamu ajak ngobrol langsung lewat WhatsApp di nomor 0812-1214-017.
Cukup tambahkan ke kontak atau klik tautan resmi dari situs BRI, dan kamu bisa langsung berinteraksi dengannya.
Chatbot ini memang terancang dengan gaya komunikasi yang ramah dan mudah dipahami, jadi kamu serasa sedang ngobrol dengan asisten pribadi yang selalu siap membantu kebutuhan perbankanmu, kapan pun dan di mana pun.
3. Bank BCA – VIRA

VIRA, adalah salah satu contoh chatbot untuk perusahaan perbankan. Nama ini digunakan oleh bank BCA yang merupakan bank swasta terbesar di Indonesia.
Menariknya, VIRA bisa kamu akses lewat berbagai platform chatting populer seperti LINE, Facebook Messenger, Kaskus Chat, hingga Asisten Google.
Melalui VIRA, nantinya setiap nasabah bisa mendapatkan informasi seputar produk, promo terbaru, sampai lokasi ATM terdekat tanpa harus membuka aplikasi perbankan atau datang ke cabang.
Untuk pengguna Asisten Google, cukup ucapkan “Ok Google, bicara dengan Bank BCA” maka sistem akan langsung menyambungkan kamu ke VIRA.
Setelah tersambung, kamu bisa chat seperti biasa, mengetik kata kunci tertentu, atau bahkan menggunakan perintah suara.
VIRA memang terancang agar nasabah lebih mudah mencari informasi dengan cara yang akrab dan praktis, terutama bagi pengguna aktif media sosial.
Sejak peluncurannya, layanan ini telah punya ratusan ribu pengguna dan menjadi salah satu contoh penerapan chatbot di industri perbankan Indonesia yang fokus pada kemudahan akses dan pengalaman digital yang ringan untuk nasabahnya.
Bahkan BCA, telah menjadi salah satu perusahaan besar yang menggunakan chatbot di Indonesia.
4. POS Indonesia – VIDA
Pos Indonesia juga jadi perusahaan besar yang menggunakan chatbot. Mereka menghadirkan VIDA (Virtual Digital Assistant), chatbot yang siap melayani pelanggan 24 jam nonstop.
Kamu bisa mengaksesnya lewat Facebook Messenger, Telegram, LINE, atau langsung dari widget di situs resmi Pos Indonesia.
VIDA bekerja sebagai customer service virtual yang cepat tanggap. Cukup chat, kamu bisa dapat info tarif kiriman, alamat dan jam buka Kantor Pos, melacak paket, cek kode pos, hingga menyampaikan pengaduan layanan.
Layanan ini jadi bukti transformasi digital Pos Indonesia untuk memberi pengalaman lebih efisien dan praktis, sekaligus menjangkau generasi muda yang terbiasa berinteraksi lewat aplikasi pesan.
Saat ini VIDA belum tersedia di WhatsApp karena API belum dibuka, tapi di platform lain tetap siap melayani kapan saja.
5. Tokopedia – TANYA
Perusahaan e-commerce tentu tak ketinggalan. Tokopedia, misalnya, mereka punya TANYA yang merupakan asisten virtual Tokopedia berbasis AI yang selalu siap menemani Toppers.
Kamu bisa langsung menanyakan segala hal seputar transaksi atau layanan Tokopedia, dan TANYA akan memberikan jawaban cepat.
Chatbot ini mampu menangani pertanyaan ringan maupun rumit. Sistemnya yang terintegrasi membuat TANYA memahami kendala kamu dengan cepat dan memberi solusi langsung, tanpa harus menunggu bantuan tim Customer-FIRST Tokopedia Care.
Dengan TANYA, pengalaman mencari jawaban atau menyelesaikan masalah jadi lebih mudah, cepat, dan terasa seperti ngobrol dengan asisten pribadi yang selalu siaga.
Contoh chatbot Customer Service (CS) dari Tokopedia ini, bisa kamu jadikan referensi.
6. Shopee – ShopeeBot
Kemudian, Shopee punya ShopeeBot, chatbot internal yang siap membantu pengguna platform kapan saja.
Chatbot ini memudahkan kamu untuk menanyakan informasi seputar transaksi, status pesanan, produk, hingga keluhan dasar layanan pelanggan.
ShopeeBot terancang agar merespon pertanyaan dengan cepat, sehingga interaksi awal pengguna dengan platform jadi lebih efisien.
Chatbot ini juga bisa kamu akses kapan saja, 24 jam, sehingga mengurangi beban layanan manusia sekaligus meningkatkan kepuasan pengguna.
Meski cepat dan praktis, ShopeeBot punya batasan. Beberapa masalah yang cukup kompleks kadang belum bisa ditangani secara langsung, sehingga pengguna tetap perlu bantuan tim Customer Service Shopee.
Namun secara keseluruhan, ShopeeBot menjadi langkah Shopee memanfaatkan teknologi AI untuk pengalaman belanja yang lebih lancar dan responsif.
Mau Pakai Chatbot untuk Perusahaanmu? Chatone Bisa Jadi Jawaban!
Sudah banyak perusahaan besar yang menggunakan chatbot di Indonesia. Ingin pakai chatbot juga? ChatOne bisa jadi solusinya.
ChatOne dari Rekan.ai, bisa bikin bisnismu selalu aktif 24/7 untuk melayani pelanggan tanpa harus menambah tim lagi.
AI Agent-nya menjawab pertanyaan, follow-up leads, dan memberi rekomendasi produk otomatis, semua dari satu dashboard terintegrasi.
Dengan ChatOne, ribuan chat dari WhatsApp, Instagram, Messenger, Telegram, sampai website bisa tertangani sekaligus.
Hemat biaya operasional, percepat respons, dan tingkatkan closing rate hingga puluhan persen. Cocok untuk UMKM, startup, e-commerce, atau perusahaan besar yang ingin scale up cepat.
Jangan buang waktu lagi, pakai ChatOne sekarang juga!
Reskia Ekasari, S.E. merupakan profesional di bidang keuangan dengan pengalaman lebih dari empat tahun dalam analisis finansial dan strategi pemasaran digital. Lulusan Akuntansi Universitas Sriwijaya ini dikenal karena kemampuannya mengintegrasikan data, efisiensi keuangan, dan digital marketing untuk mendorong pertumbuhan bisnis.