community marketing

Community Marketing: Arti, Manfaat, Jenis dan Strateginya

Mendengar istilah community marketing, banyak orang beranggapan tentang strategi pemasaran yang berhubungan dengan komunitas tertentu. 

Memang benar, tapi fokusnya bukan soal komunitas tertentu tetapi target konsumen di dalamnya. 

Strategi pemasaran ini juga memiliki beberapa jenis dan peran besar bagi bisnis yang membuatnya tidak boleh dilewatkan. 

Apa saja manfaat dan juga strategi dalam pemasaran untuk membangun hubungan dengan konsumen ini? Simak penjelasan lengkapnya. 

Pengertian Community Marketing

Sebagai salah satu strategi marketing, community marketing adalah pemasaran yang fokusnya menciptakan hubungan dengan komunitas tertentu. Komunitas yang dimaksud adalah mereka yang tertarik dengan brand tersebut. 

Berbeda dengan pemasangan iklan dalam marketing yang hanya satu arah, pemasaran komunitas menciptakan interaksi dua arah. 

Karena sebuah brand bisnis akan menyampaikan pesan, mendengarkan kritik dan saran, serta memberikan respon kepada setiap komunitas. 

Mengingat adanya interaksi dua arah, strategi pemasaran ini sangat efektif untuk membangun kepercayaan konsumen.  

Baca Juga: Customer Acquisition Cost: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Pentingnya Community Building Marketing

Dari pengertiannya, ada banyak hal yang mendasari mengapa strategi membangun hubungan dengan komunitas ini penting dalam bisnis, seperti: 

1. Menciptakan Kepercayaan Konsumen

Dalam sebuah bisnis, kepercayaan konsumen adalah hal nomor satu. Karena dari kepercayaan inilah brand bisa mengembangkan bisnis dan mendapatkan lebih banyak konsumen. 

Jika ingin menciptakan kepercayaan konsumen, pemasaran komunitas adalah langkah tepat. Mengapa? 

Karena dengan strategi ini, kamu bisa mendengarkan dan berkomunikasi langsung dengan target konsumen. 

Apa yang menjadi kekhawatiran konsumen terhadap produk atau inspirasi informasi juga bisa kamu dapatkan dari sini. 

2. Meningkatkan Visibilitas Merek 

Tidak ada yang lebih penting dari brand awareness, karena inilah yang akan memperluas jangkauan pasar. 

Setiap brand pasti ingin nama produk atau mereknya dikenal oleh masyarakat luas, terutama target market. 

Dalam setiap kegiatan yang berlangsung untuk membangun hubungan bersama komunitas, kamu bisa memperkenalkan dan menawarkan keunggulan produk. 

Penawaran secara langsung ini akan memudahkan target pasar memahami produk dan menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka. 

Baca Juga: Inventory Turnover: Arti, Rumus, dan Standarnya di Setiap Industri

3. Memahami Kebutuhan Konsumen 

Interaksi bersama target pasar dalam sebuah komunitas akan memudahkan pemilik bisnis untuk mengetahui apa saja yang konsumen mereka butuhkan. 

Tentu saja kebutuhan tersebut berhubungan dengan solusi yang ditawarkan pada setiap produk. 

Misalnya, kamu bisa meminta konsumen untuk mengisi kuesioner melalui online community marketing

Hasil kuesioner ini bisa memberikan gambaran problem yang mereka hadapi saat menggunakan produk. 

4. Menghemat Biaya Beriklan 

Memasang iklan adalah model pemasaran klasik yang sampai hari ini masih banyak dilakukan. 

Sayangnya, biaya untuk beriklan tidaklah murah, baik itu mencetak dan menyebarkan poster, flyer, bahkan iklan online. 

Dengan melakukan pemasaran melalui komunitas, biaya beriklan dapat langsung berkurang. 

Karena anggota komunitas yang sudah menggunakan produk bahkan merasa senang tidak akan segan untuk mempromosikannya secara tidak langsung. 

Pemasaran seperti inilah yang bisa mengungguli iklan karena asas kepercayaan word to mouth. Prosesnya pun gratis dan dampaknya lebih ke jangka panjang. 

Baca Juga: 10 Contoh Usaha di Bidang Teknologi Informasi, Berani Coba?

5. Membangun Jaringan Kemitraan 

Bukan hanya menarik konsumen baru dari word to mouth, kamu juga bisa membangun jaringan kemitraan yang luas. Bersama mitra kamu bisa berkolaborasi untuk memperluas jangkauan pasar. 

Contoh, kamu memiliki brand kopi yang menawarkan berbagai produk kopi hingga alat. 

Dengan membangun mitra bersama pecinta kopi, barista, hingga UMKM kuliner, ada lebih mudah untuk melakukan edukasi dan diskusi kopi. 

6. Mendorong Leads dan Penjualan 

Community marketing juga berdampak penting dalam menciptakan leads hingga penjualan. 

Dengan menyasar komunitas yang memiliki ketertarikan dalam brand, kamu bisa memberikan penawaran tertentu seperti diskon atau promo. 

Karena sebelumnya sudah ada kepercayaan, maka akan lebih mudah menarik lead dan menghasilkan penjualan. 

Misalnya, kamu menyelenggarakan beta testing untuk produk baru, sehingga konsumen dalam komunitas bisa merasakan. Hasilnya, kamu bisa meningkatkan penjualan dan risiko gagal pun lebih kecil. 

7. Membantu Beradaptasi dengan Tren 

Pemasaran di komunitas tidak selalu soal penjualan, tapi juga membantu bisnis mendapatkan insight tentang tren. Dari hasil kuesioner, mendengarkan keluhan, dan interaksi lainnya kamu akan mengetahui tren terbaru. 

Informasi ini tidak akan pernah bisa kamu dapatkan jika pemasaran hanya beriklah saja. Dari informasi soal tren ini muncul, bisnis pun dapat beradaptasi, seperti dengan menciptakan inovasi produk. 

Apa Manfaat Community Marketing bagi Bisnis? 

community marketing

Memahami pentingnya pemasaran melalui komunitas tidak hanya berhenti untuk menerapkannya saja. Kamu juga perlu paham bahwa strategi ini bermanfaat bagi bisnis, sehingga pelaksanaannya tidak boleh sembarangan. 

1. Menciptakan Customer Experience yang Berkesan 

Manfaat terbesar dari pemasaran komunitas adalah menciptakan pengalaman konsumen yang berkesan dan berbeda. Dengan pengalaman inilah, konsumen akan semakin mengenal dan percaya terhadap brand.

Demi menciptakan pengalaman inilah, brand harus lebih sering berperan aktif dalam membuat komunitas lebih hidup. 

2. Meningkatkan Kesetiaan Konsumen 

Berawal dari pengalaman yang berbeda dan menarik, konsumen lebih percaya, akhirnya mereka pun akan menjadi pelanggan setia.

Hasil inilah yang tidak akan kamu dapatkan jika hanya memasang iklan tanpa mau mendengarkan pendapat dan kebutuhan konsumen. 

Community marketing akan membantu brand tampil lebih standout dari brand lainnya yang membuat konsumen tidak ragu menjadi pelanggan loyal. 

3. Mendorong Promosi Organik 

Saat seseorang merasa bagian dalam komunitas, ada rasa memiliki yang kuat tertanam. Mereka akan merasa bangga bisa menjadi bagian dari komunitas serta wakil brand kamu. 

Anggota komunitas tidak akan ragu untuk memberikan testimoni positif bahkan cerita pengalaman mereka dengan orang lain. Dari sinilah terbentuk promosi organik yang tidak ternilai. 

4. Mendapatkan Data dan Insight Berharga 

Setiap pemilik bisnis harus tahu apakah terdapat masalah dalam produknya saat konsumen menggunakannya. Informasi seperti inilah yang bisa kamu dapatkan melalui interaksi bersama komunitas. 

Bukan hanya itu, ada banyak data dan insight berharga lain yang bisa kamu temukan. Misalnya, validasi apakah inovasi produk baru akan diterima dengan baik oleh masyarakat. 

Begitu juga dengan alasan mengapa produk tertentu begitu digemari oleh masyarakat. Keluhan-keluhan terkait produk juga data penting untuk kamu bisa improve dan memperbaiki kekurangan. 

Jenis-jenis Pemasaran Komunitas 

Saat ingin menerapkan pemasaran komunitas, ada dua jenis yang harus kamu pahami sebelum memulai:

1. Organik 

Disebut dengan organic community marketing karena pembentukannya dilakukan oleh konsumen bukan langsung brand. 

Munculnya komunitas organik ini karena konsumen saling memiliki kesukaan yang sama terhadap produk. 

Misalnya, kamu memiliki bisnis produk skincare yang cukup booming. Beberapa konsumen kemudian membentuk komunitas yang tujuannya saling bantu cara pakai produk dan bertukar pikiran soal pengalaman penggunaannya. 

Komunitas ini pun bisa menjadi area bagi brand untuk mengedukasi tentang produk dan mendengarkan keluhan produk. 

Penting bagi brand untuk terus mengikuti dan berinteraksi dalam komunitas ini untuk memberikan insight bagi konsumen loyal. 

2. Sponsorship

Berlawanan dengan organic, jenis komunitas sponsor ini berasal langsung dari brand. Fungsinya adalah untuk bisa lebih dekat dengan konsumen dan mengenali apa saja kebutuhan mereka. 

Contohnya, kamu adalah pemilik bisnis produk apparel olahraga, kemudian membangun komunitas lari, berenang, dan olahraga lain. 

Dari komunitas inilah kamu bisa melakukan berbagai kegiatan bersama dengan brand sebagai sponsor utamanya. 

Strategi Efektif Brand Community Marketing

community marketing

Baik itu organik atau sponsorship sama-sama bisa menjadi wadah untuk pemasaran. Namun, ada strategi penting yang harus kamu lakukan dari awal, seperti:

1. Identifikasi dan Mengenali Target Konsumen 

Langkah pertama adalah mengidentifikasi terlebih dahulu siapa target konsumen yang kamu miliki. Apakah mereka adalah anak-anak remaja yang suka hangout? Atau pekerja usia 20-30-an? 

Setelah mengetahui target konsumen ini, kamu bisa mencari tahu forum mereka dari berbagai platform sosial media. Bisa juga mencari tahu komunitas offline yang biasanya selalu ada di setiap kota. 

Dari sinilah yang akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang mereka sukai dan butuhkan. 

Kamu pun bisa membangun hubungan bersama komunitas tersebut atau justru menciptakan komunitas baru dan memperkenalkannya. 

2. Menentukan Persona Bisnis

Saat ingin membangun hubungan dengan komunitas tersebut, kamu perlu menentukan persona bisnis seperti apa yang perlu mereka ingat. 

Kamu harus menentukan dulu apa tujuan kamu bergabung atau menciptakan komunitas. 

Apakah kamu ingin mengedukasi pasar, meningkatkan jumlah pengguna baru, atau informasi mengenai produk baru. 

Dari sini, kamu bisa menciptakan motivasi mengapa target konsumen harus bergabung dalam komunitas dan mendengarkan soal brand. 

Misalnya, dengan motivasi ingin belajar tentang produk, kamu bisa membangun komunitas atau informasi yang mengedukasi.

Begitu juga dengan konsumen yang ingin networking, kamu bisa bangun komunitas yang memfasilitasi pertemuan dan kolaborasi.  

3. Mengadakan Event 

Selanjutnya, saat kamu telah berhasil menarik perhatian saatnya untuk mengadakan acara. Baik itu acara offline maupun online adalah cara tepat untuk bisa berinteraksi langsung dengan konsumen. 

Ada banyak acara yang bisa kamu lakukan sesuai dengan jenis komunitas dan juga brand. Contoh community marketing untuk brand produk olahraga, kamu bisa menciptakan event lari, berenang, atau challenge sejenis. 

4. Interaktif dan Komunikatif terhadap Komunitas 

Jangan hanya pasif saat kamu telah membangun hubungan dalam komunitas bahkan menciptakan acara. Setiap hari brand harus interaktif dan komunikatif dalam mendengarkan pendapat dan keinginan konsumen. 

Baik itu dari sosial media, website, hingga WhatsApp community marketing harus selalu dipantau dengan cermat. Anggota komunitas pun akan merasa didengarkan dan dihargai. 

Tingkatkan Layanan Pelanggan dengan ChatOne

Dengan community marketing jangkauan pelanggan lebih luas dan konsumen loyal dapat membantu pemasaran organik. 

Namun untuk bisa mewujudkannya, kamu harus lebih dulu memperbaiki layanan pelanggan. 

Supaya konsumen tidak kecewa saat ingin mendapatkan informasi penting dari brand, kamu bisa menggunakan ChatOne by Rekan.ai. Dengan kecanggihan AI agent, setiap percakapan akan berjalan secara komunikatif. 

Respon yang cepat, akurat, dan tepat dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen. Pertumbuhan bisnis yang lebih efektif pun bisa kamu jangkau dalam waktu dekat. 

Yuk, segera pakai ChatOne untuk layanan pelanggan yang lebih profesional dan hemat operasional!

FAQ

Bisnis apa saja yang perlu menerapkan pemasaran komunitas? 

Semua jenis bisnis, baik skala kecil hingga besar, seperti UMKM, startup, bahkan perusahaan besar. 

Apa tantangan dalam melakukan pemasaran komunitas? 

Hilangnya sentuhan personal, krisis reputasi bisnis, dan sulitnya menjaga konsistensi komunikasi. 

Siapa pihak yang bertanggung jawab dalam community marketing?

Ranah ini berada di bawah kendali community manager. 

Populer Posts