Penting bagi setiap pemilik usaha untuk tahu seperti apa manajemen keuangan bisnis yang tepat. Karena tanpa pengaturan yang tepat dan terarah, bisnis beresiko mengalami masalah keuangan dan mengganggu stabilitas operasional perusahaan.
Hanya saja, selama ini masih banyak pelaku bisnis yang fokus pada sisi teknis operasional maupun pemasaran saja, dan mengabaikan manajemen keuangan yang tepat. Padahal dampak masalah keuangan bisa sangat fatal untuk bisnis.
Lantas, apa sebenarnya fungsi dan tujuan dari manajemen keuangan untuk bisnis itu?
Memahami Manajemen Keuangan
Pada dasarnya, manajemen keuangan adalah cara mengelola dana perusahaan supaya tujuan bisnis bisa tercapai secara efektif.
Manajemen ini nantinya mencakup bagaimana cara memperoleh, memakai, dan mengatur keuangan dengan tepat.
Dalam praktiknya, manajemen keuangan melibatkan perencanaan, penganggaran, pencatatan, dan pengawasan dana.
Pengelolaan yang terstruktur membantu menjaga kestabilan arus kas dan mendukung keberlangsungan bisnis.
Perlu kamu pahami juga bahwa manajemen keuangan bisnis memiliki peranan yang penting karena berkaitan dengan sumber daya perusahaan.
Jika tidak ada perencanaan dan pengelolaan yang tepat, resiko bangkrut akan meningkat.
Selain kemampuan teknis, manajemen keuangan menuntut sikap jujur dan bertanggung jawab. Integritas menjadi faktor utama agar pengelolaan dana berjalan aman dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Baca Juga: 5 Perbedaan Consumer dan Customer, Beda Peran dan Tujuan!
Fungsi Manajemen Keuangan Bisnis
Secara umum terdapat 5 (lima) fungsi dari manajemen keuangan yang sangat krusial bagi perusahaan, seperti:
1. Planning atau Perencanaan
Pertama, manajemen keuangan memiliki fungsi untuk melakukan perencanaan yang terkait dengan sumber daya perusahaan.
Karena dengan adanya perencanaan yang tepat, dana perusahaan bisa terpakai secara maksimal.
Perencanaan sendiri meliputi kegiatan perencanaan anggaran bisnis, proyeksi keuangan jangka panjang, penyusunan, perhitungan laba rugi, sampai ke arus kas.
2. Budgeting atau Alokasi Dana
Fungsi kedua adalah budgeting atau alokasi dana. Dalam menjalankan pengelolaan keuangan, harus ada alokasi atau pembagian ke berbagai bagian kebutuhan keuangan perusahaan.
Fungsi alokasi dana adalah memastikan bahwa setiap kebutuhan dan kegiatan perusahaan mendapatkan bagian dana yang cukup. Alokasi ini harus menganut prinsip efisien untuk mencapai hasil terbaik bagi bisnis.
3. Controlling atau Kontrol
Fungsi manajemen keuangan bisnis selanjutnya adalah kontrol. Dalam hal ini, bagian keuangan bisnis harus harus bisa tegas untuk mengontrol arus kas perusahaan.
Kontrol ini menjadi sangat penting supaya seluruh pengeluaran dan pemasukan bisnis terjaga dan tidak menyebabkan kerugian.
Baca Juga: 5 Manfaat Software CRM untuk Sales, Jauh Lebih Efisien!
4. Auditing atau Pemeriksaan

Selanjutnya ada fungsi auditing atau pemeriksaan yang tujuannya untuk memastikan bahwa pengeluaran bisnis benar-benda hanya untuk kepentingan perusahaan. Karena bisa saja ada kasus penyelewengan dana bisnis yang bisa merugikan.
Untuk itulah hadir fungsi auditing untuk memastikan ada proses peninjauan, analisis, dan penilaian keuangan secara berkala supaya tidak ada dana yang terselewengkan.
5. Reporting atau Laporan
Terakhir, ada fungsi laporan atau reporting. Sesuai dengan namanya, fungsi ini akan menghasilkan laporan keuangan secara rinci mengenai kondisi keuangan perusahaan.
Bahan pembuatan laporan tersebut nantinya bersumber dari perbandingan, analisis, dan penilaian data yang sudah dilakukan oleh bagian manajemen perusahaan. Dari laporan inilah bisnis bisa mengambil kebijakan selanjutnya dengan lebih terarah.
Tujuan Manajemen Keuangan
Bukan hanya sebagai pengontrol pengeluaran, manajemen keuangan bisnis memiliki tujuan yang lebih penting, seperti:
1. Memastikan Adanya Struktur Modal
Setiap bisnis pasti ingin berkembang lebih besar. Dengan manajemen keuangan yang tepat, ketersediaan modal bisa senantiasa terjaga sehingga bisnis bisa berkembang sesuai target.
2. Memastikan Efisiensi dan Ketepatan Biaya Operasional
Setiap bisnis wajib memiliki pengelolaan keuangan yang baik agar tidak ada pemborosan di alokasi biaya operasional.
Ini jugalah yang menjadi salah satu tujuan dari manajemen keuangan sehingga perusahaan memiliki keuangan yang sehat.
3. Memaksimalkan Sumber Daya untuk Kemajuan Perusahaan
Setiap bisnis atau perusahaan pasti ingin meraih kesuksesan dan keuntungan. Oleh karena itu, manajemen keuangan yang tepat menjadi komponen yang sangat penting agar perusahaan bisa meraih tujuan tersebut.
Karena dengan manajemen keuangan yang baik, perusahaan bisa mengeluarkan sumber daya dengan tepat sasaran sehingga perusahaan bisa meraih tujuannya dengan optimal.
Baca Juga: Jenis-Jenis Customer Service dalam Bisnis, Tak Cuma Frontline!
4. Meningkatkan Nilai Bisnis dan Memberi Bagian Keuntungan untuk Investor
Sebuah bisnis terutama jika skalanya besar pasti harus mencari keuntungan untuk meningkatkan nilainya. Apalagi jika ada investor lain yang menanamkan modalnya di bisnis yang kamu jalankan.
Oleh karena itu, manajemen keuangan harus dijalankan tujuannya supaya nilai perusahaan bisa meningkat. Selain itu, keuntungan yang kamu peroleh nantinya bisa investor rasakan.
5. Menjaga Keberlanjutan Bisnis dalam Jangka Panjang
Terakhir, manajemen keuangan bisnis yang efektif akan menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Karena dengan pengelolaan yang tepat, keuangan perusahaan bisa lebih sehat dan bisa membantu pengembangan bisnis.
Bisnis yang bisa berkembang dengan baik, jelas akan memiliki umur yang lebih panjang. Inilah yang membuat pengelolaan keuangan menjadi begitu penting.
Itulah berbagai fungsi dan tujuan dari manajemen keuangan bisnis. Keuangan memang menjadi komponen yang begitu vital bagi sebuah usaha, sehingga butuh pengelolaan yang tepat.
Untuk menunjang manajemen tersebut, RekanBooks by Rekan.ai bisa menjadi solusi.
RekanBooks adalah sistem POS (Point of Sales) yang bisa kamu andalkan untuk kemudahan dan kecepatan transaksi bisnis.
Ada banyak sekali fitur di dalamnya yang membuat pengelolaan keuangan dan transaksi usaha menjadi lebih tertata, praktis, dan akurat.
Mulai dari kasir pintar, POS, manajemen stok barang, sampai laporan usaha yang cepat dan praktis.
Dengan sistem yang efektif, manajemen keuangan perusahaan pun bisa semakin mudah dan kamu bisa lebih berfokus pada pengembangan bisnis. Jadi, yuk rasakan sendiri kemudahan menggunakan RekanBooks by Rekan.ai!
Reskia Ekasari, S.E. merupakan profesional di bidang keuangan dengan pengalaman lebih dari empat tahun dalam analisis finansial dan strategi pemasaran digital. Lulusan Akuntansi Universitas Sriwijaya ini dikenal karena kemampuannya mengintegrasikan data, efisiensi keuangan, dan digital marketing untuk mendorong pertumbuhan bisnis.