Penting bagi pemilik bisnis untuk tahu apa saja tips memilih software ERP untuk bisnis. Karena seperti yang kamu tahu, ada banyak sekali pilihan ERP di pasaran yang membuat pemilihan ERP harus penuh pertimbangan.
Karena tanpa pertimbangan yang matang, kesalahan pemilihan ERP justru bisa menyebabkan kerugian bagi bisnis karena tidak efisien. Sayangnya, masih cukup banyak pemilik bisnis yang abai tentang hal ini.
Akibatnya, keuntungan sistem ERP yang seharusnya bisa berpengaruh pada bisnis, justru tidak memberikan manfaat secara maksimal.
8 Tips Memilih Software ERP untuk Bisnis
Agar tidak rugi karena kesalahan dalam pemilihan bisnis, inilah beberapa tips yang bisa kamu terapkan ketika memilih software ERP:
1. Identifikasi Kebutuhan Bisnis
Pertama, kamu perlu mengidentifikasi terlebih dahulu apa kebutuhan bisnis. Karena setiap bisnis pasti memiliki kebutuhan terhadap sistem ERP yang berbeda-beda. Seperti misalnya kebutuhan restoran pasti tidak sama dengan usaha ritel.
Kamu bisa mengidentifikasi apa yang sebenarnya perusahaan butuhkan. Apakah tujuannya untuk pelayanan pelanggan, efisiensi operasional, membantu manajemen SDM, atau lainnya.
Dengan memahami kebutuhan tersebut, lebih mudah nantinya untuk mencari sistem ERP yang sesuai.
Baca Juga: 6 Manfaat Penerapan ERP di Perusahaan Jasa, Bantu Efisiensi!
2. Susun RFP yang Komprehensif
Setelah memahami apa kebutuhan perusahaan, kamu bisa mulai menyusun dokumen RFP atau Request for Proposal. RFP adalah dokumen yang bisa kamu kirimkan kepada vendor penyedia sistem ERP.
Dalam dokumen tersebut, sebaiknya kamu informasikan secara rinci soal latar belakang bisnis, kebutuhan bisnis, jumlah pemakai, target, indikator keberhasilan, sampai fitur-fitur apa yang kamu butuhkan.
Karena dengan RFP yang rinci, kamu bisa menyaring vendor ERP mana yang benar-benar bisa menyediakan jawaban atas kebutuhan ERP untuk bisnis.
3. Nilai Fungsi dan Fitur
Setelah mendapatkan proposal dari vendor ERP, kamu bisa menilai sejauh mana fitur dan manfaat sistem ERP yang ditawarkan oleh vendor tersebut. Nilai juga apakah seluruh fitur dan fungsinya selaras dengan kebutuhan bisnis.
Ini menjadi tahap yang sangat penting karena jangan sampai ERP yang dipilih justru tidak bisa menyediakan fitur yang bermanfaat untuk bisnis. Beberapa fitur yang harus masuk ke pertimbangan adalah:
- Inventory, fitur ini akan sangat berguna untuk pemantauan sekaligus pengelolaan stok barang
- Finance & Accounting, yang bermanfaat untuk kemudahan pencatatan dan laporan keuangan
- Human Resources, fitur yang bermanfaat untuk pengelolaan SDM bisnis
- Sales. yang bisa membantu pengelolaan pelanggan dan penjualan.
Baca Juga: 6 Manfaat Penerapan ERP di Industri Kesehatan, Cek!
4. Periksa Integrasi dengan Aplikasi Lain

Salah satu tips memilih software erp untuk bisnis yang tidak boleh kamu lewatkan adalah integrasinya dengan aplikasi lain. Fitur ini harus ada pada ERP agar memudahkan sinkronisasi data perusahaan.
Pastikan ERP yang kamu pilih menerapkan sistem API terbuka sehingga proses integrasi dan ekspor atau impor data menjadi lebih mudah. Dengan begitu, kebutuhan transfer data antar departemen bisa menjadi lebih cepat dan mudah.
5. Perhatikan Sistem Keamanan ERP
Ketika memilih sistem ERP untuk bisnis, kamu juga harus memperhatikan seperti apa keamanannya. Ini sangat penting karena ERP nantinya akan menyimpan berbagai data penting milik perusahaan, mulai dari karyawan sampai pelanggan.
Apabila tidak berhati-hati terhadap potensi kebocoran data atau cybercrime, maka bisnis bisa rugi karena data penting yang hilang. Oleh karena itu, pastikan ERP yang kamu pilih nantinya memiliki sistem perlindungan keamanan yang baik.
Beberapa indikator ERP yang baik adalah memiliki standar keamanan yang tinggi, terdapat opsi autentikasi multi-faktor, sampai adanya enkripsi data. Selain itu, pastikan juga vendor ERP memiliki komitmen tinggi terhadap keamanan data.
6. Pilih ERP dengan Skalabilitas yang Baik
Selama ini kebanyakan orang terlalu fokus pada fleksibilitas ketika memilih software ERP. Padahal, pada kenyataannya skalabilitas juga sangat penting bagi ERP agar bisa menunjang perkembangan bisnis.
Karena ketika sistem ERP bisa mengikuti perkembangan skala bisnis, kamu bisa lebih hemat karena tidak perlu sering mengganti atau memperbarui sistem.
7. Lakukan Proyeksi Biaya dengan Rinci
Tips memilih software ERP untuk bisnis selanjutnya adalah melakukan proyeksi atau perhitungan biaya secara rinci. Ketika menggunakan ERP, maka kamu harus mengeluarkan sejumlah biaya, tidak hanya biaya untuk langganan saja.
Mulai dari biaya pemeliharaan, pembaruan sistem, implementasi, sampai ke biaya untuk pelatihan kepada pengguna atau dalam hal ini adalah karyawan. Ketika memilih ERP, maka pertimbangkan dan proyeksikan total biaya ini dengan rinci.
Karena dengan biaya yang transparan dan jelas sejak awal, pemakaian sistem ERP bisa memberikan manfaat untuk bisnis, tanpa harus membebani keuangan perusahaan.
Baca Juga: 5 Perbedaan ERP dan SAP, Jangan Sampai Tertukar!
8. Lakukan Uji Coba dan Pelatihan Terlebih Dahulu
Pastikan kamu juga melakukan uji coba dan pelatihan kepada karyawan terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan software ERP. Karena uji coba ini sangat penting untuk memastikan software ERP benar-benar cocok untuk bisnis.
Kemudian, jangan lupa juga untuk melakukan pelatihan terhadap seluruh karyawan tentang bagaimana software ERP tersebut bekerja. Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan seluruh anggota tim bisa menggunakan ERP dengan baik.
Selain itu, jangan lupa juga untuk melihat sejauh mana vendor ERP tersebut memberikan dukungan support terhadap seluruh kliennya. Dukungan ini sangat krusial untuk membantu jika sewaktu-waktu ada masalah dengan ERP bisnis.
Itulah berbagai tips memilih software ERP untuk bisnis yang bisa kamu terapkan. Di masa kini, bisnis memang membutuhkan sistem ERP yang bisa menunjang kegiatan operasional dengan baik sekaligus meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
Di sinilah Rekan.ai siap hadir menjadi sistem ERP terbaik untuk kebutuhan bisnis. Lebih dari sekedar software ERP, Rekan.ai memiliki basis kecanggihan Artificial Intelligence (AI).
Teknologi inilah yang memastikan seluruh data dan transaksi bisnis tercatat dengan baik dalam satu dashboard yang terintegrasi secara real-time. Jadi, jangan ragu lagi, yuk rasakan kemudahan pengelolaan bisnis bersama Rekan.ai!
Reskia Ekasari, S.E. merupakan profesional di bidang keuangan dengan pengalaman lebih dari empat tahun dalam analisis finansial dan strategi pemasaran digital. Lulusan Akuntansi Universitas Sriwijaya ini dikenal karena kemampuannya mengintegrasikan data, efisiensi keuangan, dan digital marketing untuk mendorong pertumbuhan bisnis.