Memahami perbedaan aplikasi ERP dan CRM merupakan langkah penting sebelum memilih software manajemen bisnis. Kedua sistem ini sama-sama telah banyak diterapkan guna meningkatkan efisiensi aktivitas bisnis.
Meskipun fungsinya terkesan sama, dua sistem ini memiliki tujuan dan kegunaan yang berbeda. Maka bisnis perlu mengenali perbedaan tersebut untuk menentukan sistem mana yang sesuai dengan kebutuhan.
Simak lebih lanjut untuk mengetahui apa saja perbedaan antara ERP dan CRM.
Apa itu ERP dan CRM?
Sebelum membahas apa perbedaan ERP dan CRM, ada baiknya untuk mengenal dulu pengertian dari masing-masing aplikasi. Berikut penjelasannya:
1. Mengenal ERP
ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sistem yang berperan sebagai database terpusat untuk seluruh tim dalam perusahaan. Pendekatan terpusat ini memungkinkan koordinasi dan manajemen sumber daya yang lebih efisien.
Fungsi utama dari sistem ERP adalah menghandle manajemen keuangan. Namun, sistem ini juga memiliki fungsi manajemen inventaris, rantai pasok, dan data.
Beberapa sistem ERP bahkan menyediakan tools untuk mendukung manajemen SDM, e-commerce, dan integrasi dengan CRM.
2. Mengenal CRM
CRM (Customer Relationship Management) adalah software yang mengelola seluruh interaksi pelanggan dengan bisnis.
Pada awalnya, sistem ini dikembangkan untuk mendukung divisi penjualan dan dikenal sebagai SFA (Sales Force Automation). Namun kemudian berkembang untuk mengelola interaksi customer service dan pemasaran.
Beberapa sistem CRM kini juga menawarkan tools untuk manajemen performa penjualan dan kompensasi insentif penjualan. Namun, biasanya untuk mengakses tools tersebut perlu biaya tambahan.
Baca Juga: 5 Perbedaan ERP dan SAP, Jangan Sampai Tertukar!
Perbedaan Aplikasi ERP dan CRM
ERP dan CRM sama-sama bertujuan untuk meningkatkan performa perusahaan. Namun, kedua sistem tersebut digunakan untuk mendukung aspek yang berbeda pada operasional bisnis.
Bedanya ERP dan CRM yang paling utama terletak pada tujuannya. CRM berfokus pada pengelolaan interaksi dan hubungan pelanggan. Sistem ini digunakan oleh divisi penjualan dan customer service.
Sistem dan tools pada CRM membantu bisnis untuk memahami pelanggan, memberikan pengalaman yang lebih personal, serta memberikan pelayanan yang lebih baik.
Sementara itu, sistem ERP lebih komprehensif dan mencakup fungsi bisnis yang lebih luas.
Sistem ini memungkinkan bisnis mendapatkan pandangan secara holistik terhadap operasional, menyederhanakan proses, dan memfasilitasi kolaborasi antar divisi.
Poin utama perbedaan aplikasi ERP dan CRM bisa kita rangkum sebagai berikut:
- Sistem CRM lebih berfokus kepada pelanggan, sementara sistem ERP mencakup berbagai aspek bisnis secara menyeluruh.
- Sistem CRM berfungsi untuk membantu manajemen hubungan bisnis dengan pelanggan. Sedangkan sistem ERP bermanfaat mendukung pengelolaan seluruh aspek operasional bisnis.
- Penggunaan sistem CRM terutama untuk tim penjualan, pemasaran, dan customer service. Sedangkan ERP bisa digunakan oleh berbagai divisi, termasuk keuangan, operasional, dan HR (human resource).
Perbandingan Fitur ERP dan CRM

Perbedaan CRM dan ERP juga tercermin dalam jenis fitur pada masing-masing sistem. Berikut perbandingan fitur utama yang terdapat dalam ERP dan CRM:
1. Fitur Utama Sistem ERP
Sistem ERP berfokus dalam manajemen operasional internal, yang mana mencakup berbagai aspek bisnis. Berikut beberapa fitur utama sistem ERP:
- Manajemen keuangan: mengelola transaksi keuangan, mencatat pemasukan dan pengeluaran, budgeting, manajemen risiko dan prediksi keuangan.
- Manajemen rantai pasok: mengoptimalkan aliran barang dan layanan dari gudang ke pengiriman memastikan manajemen inventaris yang efisien dan tepat waktu.
- Kontrol inventaris: melacak tingkat inventaris, poin pemesanan ulang, lokasi gudang, dan meminimalisir risiko kehabisan stok barang.
- Manajemen project: memfasilitasi perencanaan project, alokasi sumber daya, pembuatan jadwal, dan memantau perkembangan project.
- Data penting bisnis: memiliki kemampuan pelaporan dan analitik canggih, sehingga memungkinkan bisnis untuk menganalisa data dan membuat keputusan yang lebih tepat.
2. Fitur Utama Sistem CRM
Berbeda dari ERP, sistem CRM memprioritaskan fungsi yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan. Berikut beberapa fitur utama dalam sistem ini:
- Manajemen kontak: menyediakan pusat informasi pelanggan, termasuk detail kontak, interaksi, dan preferensi pelanggan.
- Sales tracking: memungkinkan tim penjualan untuk melacak lead, peluang, dan transaksi.
- Pelayanan pelanggan: mencakup serangkaian tool untuk mendukung pengelolaan tiket layanan pelanggan, pertanyaan, masukan, dan komplain.
- Otomatisasi marketing: menyederhanakan kampanye marketing, otomatisasi tugas, dan membangun komunikasi pelanggan yang personal.
- Analitik dan pelaporan: memberikan wawasan terkait kebiasaan pelanggan, performa penjualan, dan berbagai metrik bisnis lainnya.
Baca Juga: Stock Replenishment: Arti, Tujuan, 7 Metode, dan Alur Kerjanya!
Pertimbangan Memilih antara ERP dan CRM
Terdapat beberapa pertimbangan penting untuk menentukan sistem manajemen mana yang tepat bagi bisnis Anda, sebagai berikut:
1. Skala Bisnis
Untuk bisnis skala kecil dengan operasional yang relatif sederhana, biasanya penggunaan sistem CRM saja sudah cukup. Sementara itu, untuk bisnis yang berskala besar atau memiliki operasional yang lebih kompleks, sistem ERP lebih cocok.
2. Karakteristik Bisnis
Jika kesuksesan bisnis bergantung pada mempertahankan dan menarik lebih banyak pelanggan, maka sistem CRM bisa jadi solusi. Sistem CRM terutama bermanfaat untuk bisnis dalam industri penjualan, pemasaran, dan pelayanan pelanggan.
Sementara untuk bisnis yang mana pengelolaan sumber daya dan aset menjadi prioritas, maka sebaiknya menggunakan sistem ERP. Sebagai contoh, bisnis retail, manufaktur, dan pengiriman.
3. Tujuan Spesifik Bisnis
Pertimbangan selanjutnya yaitu aspek bisnis yang perlu peningkatan. Sistem CRM dapat membantu meningkatkan pelayanan pelanggan, penjualan, dan pertumbuhan bisnis.
Sementara itu, sistem ERP membantu meningkatkan efisiensi operasional, menghemat pengeluaran, dan pembuatan keputusan yang lebih baik.
Baca Juga: Rekomendasi Sistem ERP untuk UMKM Berbasis Teknologi AI
Aplikasi ERP Cerdas Berbasis Teknologi AI
Setelah mengenal perbedaan aplikasi ERP dan CRM, Anda bisa menentukan sistem mana yang bisnis perlukan. Bisnis bisa membutuhkan CRM atau ERP saja. Namun, ada kalanya bisnis membutuhkan dukungan kedua sistem tersebut.
Rekan.ai menghadirkan software ERP yang terintegrasi dengan CRM. Jadi, dengan satu software, bisnis Anda bisa mendapatkan fungsionalitas dari kedua aplikasi.
Terlebih lagi, software dari Rekan.ai menggunakan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi dan mempermudah penggunaan. Segera dapatkan software ERP berbasis AI untuk wujudkan kesuksesan bisnis Anda.
Reskia Ekasari, S.E. merupakan profesional di bidang keuangan dengan pengalaman lebih dari empat tahun dalam analisis finansial dan strategi pemasaran digital. Lulusan Akuntansi Universitas Sriwijaya ini dikenal karena kemampuannya mengintegrasikan data, efisiensi keuangan, dan digital marketing untuk mendorong pertumbuhan bisnis.