Musim pendaftaran ramai, meja admisi tetap tenang.
Pertanyaan biaya, syarat berkas, dan jadwal tes datang bertubi-tubi lewat WhatsApp dan Instagram sekolah. ChatOne menjawabnya langsung dari panduan pendaftaran yang Anda unggah, lalu menyerahkan orang tua yang sudah siap mendaftar ke panitia.
Kalau ini terasa familier, Anda tidak sendirian.
Pertanyaan yang sama diulang ratusan kali
Besaran SPP, syarat berkas, dan jadwal tes ditanyakan ulang oleh hampir setiap orang tua. Panitia mengetik jawaban yang sama sampai larut, dan tetap ada yang terlewat.
Orang tua bertanya setelah jam sekolah
Ayah dan ibu baru sempat membuka ponsel selepas kerja, persis ketika ruang admisi sudah tutup. Esok paginya pesan sudah tertimbun puluhan chat baru.
Data calon murid tercecer di riwayat chat
Nama anak, asal sekolah, dan jurusan yang diminati tersimpan di percakapan masing-masing petugas, lalu sulit ditelusuri saat gelombang berikutnya dibuka.
Panitia berhenti mengetik ulang isi brosur.
Unggah panduan pendaftaran satu kali, dan ChatOne memakainya untuk menjawab setiap orang tua dengan kalimat yang sama rapinya — pukul delapan pagi maupun sebelas malam.
Brosur jadi sumber jawaban
Unggah PDF panduan, rincian biaya, dan tanya-jawab; jawaban AI mengacu ke berkas itu, bukan menebak.
Tidak ada jam tutup
Pertanyaan yang masuk di luar jam kerja tetap terjawab, sehingga orang tua tidak berpindah ke sekolah lain.
Pendaftar langsung berlabel
Setiap calon murid ditandai jenjang dan gelombangnya sejak pesan pertama, tanpa dicatat manual.
Panitia mengambil alih
Begitu orang tua meminta bicara dengan petugas, AI berhenti dan percakapan berpindah ke panitia yang bertugas.
Bagian ChatOne yang paling terasa di pendidikan.
Semuanya berjalan dalam satu workspace, jadi Anda bisa mulai dari satu kanal lalu menambah sisanya kapan saja.
Asisten admisi
Menjawab biaya, syarat, dan alur pendaftaran dari dokumen resmi sekolah Anda.
Satu antrean semua kanal
WhatsApp sekolah, Instagram, Telegram, dan live chat website berbagi satu daftar.
Pipeline pendaftaran
Geser calon murid dari tanya-tanya, ikut tes, sampai daftar ulang di papan kanban.
Pengumuman gelombang
Kirim jadwal tes, hasil seleksi, dan pengingat daftar ulang ke ratusan nomor sekaligus.
Panitia bergantian
Banyak petugas memakai satu nomor sekolah dengan penugasan dan catatan internal.
Rekap peminat
Lihat jumlah percakapan per gelombang dan pertanyaan yang paling sering muncul.
Empat langkah, tanpa perlu tim teknis.
Hubungkan nomor sekolah
Scan QR WhatsApp panitia atau sambungkan Instagram dan live chat di situs sekolah.
Unggah panduan pendaftaran
Masukkan PDF brosur, rincian biaya, dan daftar pertanyaan yang paling sering ditanyakan.
Tentukan kapan panitia dipanggil
Tulis syaratnya dengan kalimat biasa, misalnya saat orang tua menanyakan keringanan biaya.
Pantau pipeline tiap gelombang
Lihat berapa yang bertanya, ikut tes, dan menyelesaikan daftar ulang dari satu papan.
Yang sering ditanyakan sebelum memulai.
Bisa. Anda dapat membuat lebih dari satu agen AI dengan sumber pengetahuan sendiri, misalnya satu untuk SD dan satu untuk SMP, lalu mengarahkan percakapan sesuai pertanyaan yang masuk.
AI dapat diatur untuk tidak mengarang. Saat pertanyaan di luar sumber pengetahuan, percakapan dialihkan ke panitia yang sedang bertugas.
Percakapan berada di satu workspace dengan hak akses per anggota. Anda menentukan siapa yang boleh membuka inbox, kontak, dan laporan.
Bisa. Fitur broadcast mengirim pesan ke daftar kontak yang sudah Anda saring berdasarkan label, misalnya hanya yang lolos seleksi gelombang pertama.
Lihat titik masuk lainnya.
Buka gelombang berikutnya tanpa menambah petugas.
Hubungkan nomor sekolah, unggah panduan pendaftaran, dan biarkan pertanyaan orang tua terjawab sejak malam ini.