Prospek jarang menolak; mereka hanya berhenti dibalas.
Sebagian besar penjualan hilang bukan karena harga, melainkan karena tindak lanjut yang tidak pernah terjadi. ChatOne mengubah setiap percakapan menjadi kartu di pipeline dan menjalankan pesan susulan yang tidak bergantung pada ingatan siapa pun.
Kalau ini terasa familier, Anda tidak sendirian.
Prospek panas berubah dingin dalam tiga hari
Setelah menanyakan harga, calon pembeli menunggu. Tidak ada yang menyapa lagi, dan minat yang tadinya besar menghilang perlahan.
Pipeline hanya ada di kepala masing-masing sales
Ketika ditanya isi corong bulan ini, jawabannya berupa perkiraan. Saat satu orang cuti, prospeknya ikut menghilang bersamanya.
Waktu habis untuk menjawab pertanyaan pembuka
Sales menghabiskan pagi untuk menjelaskan hal yang sama, sehingga waktu bicara dengan prospek yang siap membeli justru berkurang.
Tindak lanjut berhenti bergantung pada ingatan.
Percakapan berubah menjadi kartu yang jelas tahapannya, dan susulan berjalan sesuai jadwal yang Anda susun sekali di awal.
Corong yang terlihat
Kartu bergerak dari kontak awal, penawaran, negosiasi, hingga deal tertutup.
Beberapa skenario susulan
Susun rangkaian pesan berbeda untuk prospek yang menawar dan yang masih menimbang.
Pembuka ditangani AI
Pertanyaan harga dan spesifikasi dasar dijawab lebih dulu sebelum sales masuk.
Hasil yang terukur
Bandingkan jumlah percakapan dan penanganan antar anggota tim penjualan.
Bagian ChatOne yang paling terasa di sales.
Semuanya berjalan dalam satu workspace, jadi Anda bisa mulai dari satu kanal lalu menambah sisanya kapan saja.
Pipeline kanban
Papan tahapan penjualan dengan nilai transaksi dan pengingat tindak lanjut.
Rangkaian susulan
Pesan tindak lanjut bertahap dengan jeda yang Anda tentukan sendiri.
Penyaring prospek
AI menjawab pertanyaan awal dan menandai siapa yang layak dihubungi sales.
Pencarian calon pelanggan
Kumpulkan kontak dari Google Maps dan grup untuk mengisi daftar prospek.
Label minat
Tandai produk dan tingkat kesiapan prospek agar mudah disaring kembali.
Perbandingan agen
Lihat performa antar sales dalam satu layar tanpa laporan manual.
Empat langkah, tanpa perlu tim teknis.
Susun tahapan pipeline
Buat kolom sesuai proses penjualan Anda, dari kontak pertama sampai deal.
Atur pemicu otomatis
Tentukan kapan kartu bergeser dan kapan label minat ditempelkan ke percakapan.
Rancang susulan
Tulis rangkaian pesan tindak lanjut beserta jeda untuk tiap skenario prospek.
Tinjau corong mingguan
Periksa kartu yang tertahan terlalu lama dan bagi ulang beban antar sales.
Yang sering ditanyakan sebelum memulai.
Bisa. Anda dapat menuliskan syarat agar AI memindahkan percakapan ke tahap tertentu, selain memindahkannya manual kapan saja.
Bisa. Atur agar rangkaian berhenti ketika ada balasan atau ketika percakapan diambil alih oleh sales.
Akses diatur per anggota workspace, sehingga manajer dapat diberi akses melihat inbox, pipeline, dan laporan.
Percakapan memiliki satu penanggung jawab. Rekan lain dapat ditambahkan sebagai kolaborator agar tidak ada balasan yang tumpang tindih.
Lihat titik masuk lainnya.
Hentikan kebocoran di corong penjualan Anda.
Pastikan setiap prospek mendapat tindak lanjut, bahkan ketika tim sedang sibuk menutup transaksi lain.